Rabu, 07 November 2012

Akhirnya Kutemukan Pasta Gigi yang Bagus


Manfaat Siwak untuk Gigi
Banyak yang menganggap remeh penyakit yang satu ini, tetapi ketika kita menderita sakit yang satu ini sungguh tidak ada makanan yg terasa enak, tidak ada ranjang yg terasa empuk, tidak pula ada guyonan yang lucu. Sakit apa itu? ya, sakit gigi. Sakit yang satu ini banyak disepelekan orang, dan dianggap sakit yang biasa  bahkan mendiang Meggie Z sampai membuat lagu dg lirik "lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati" saya yakin beliau belum pernah mengalami sakit gigi.
Ketika sakit gigi teman atau kerabat bukannya menjenguk kita tapi malah menertawakan, padahal sakitnya luar biasa bahkan tidak jarang orang dewasa menangis karena menderita sakit yang satu ini. Tidak berlebihan rasanya bila saya mengatakan 8 dar 10 orang indonesia pernah menderita sakit gigi. Meskipun saya belum melakukan survei, tapi hasil ini berdasarkan apa yang saya lihat sehari-hari yaitu kebanyakan kerabat, teman,dan orang-orang yang saya temui pernah menderita sakit gigi, dan ironisnya mereka rata-rata rajin menggosok gigi, nah lo.
Setelah saya melakukan penelitian (baca: googling) hehe, ternyata kebanyakan pasta gigi yang di produksi di Indonesia menggunakan flouride, dan ternyata penggunaan flouride pada pasta gigi berbahaya bagi kesehatan. Tadinya saya menganggap berita ini hanyalah hoax yang ingin menjatuhkan beberapa merk pasta gigi terkenal yang menggunakan flouride, tetapi setelah saya mengalami kerapuhan kedua gigi geraham saya maka saya mulai percaya dan mencari informasi lebih dalam mengenai bahaya flouride ini.
Bahaya penggunaan flouride antara lain adalah gigi keropos, seperti yang saya alami. Pada tahun 1990 Dr. John Colquhoun melakukan penelitian pada 60.000 anak sekolah dan tidak menemukan perbedaan kerusakan pada gigi antara yg menggunakan fluoride dan yg tidak, bahkan itu ia menemukan sejumlah anak pada wilayah yg diberi fluoride menderita keropos gigi yg disebut "flourosis" (sumber). dan salah seorang ahli kimia dari Amerika Dr. Gerard F. Judd, Ph.D berkata "Hindari semua produk fluoride. Fluoride merusak gigi, melepaskan enzim, dan menyebabkan 113 penyakit " (sumber)
Benarkah fakta di atas? Saya sendiri masih mencari kebenarannya, karena informasi di internet tidak bisa kita telan mentah-mentah dan dipercaya begitu saja, akan tetapi faktanya saya tidak mendapatkan manfaat dari pasta gigi yang selama ini saya gunakan, bahkan sebaliknya. dan sementara pasta gigi berflouride saya tinggalkan. 
Karena saya sudah tidak percaya lagi dengan pasta gigi yang beredar di pasaran, maka sekarang saya mengganti pasta gigi saya dengan siwak. Tidak peduli orang mau bilang saya kolot atau kampungan, yang penting gigi saya bersih dan sehat dan tetap menjaga adab penggunaan siwak, tidak digunakan di tempat umum melainkan hanya dipakai ketika kita berada di kamar mandi (meskipun diperbolehkan tetapi banyak orang awam yang jijik melihatnya). Saya tetap memakai sikat gigi untuk membersihkan sisa makanan yang sulit dibersihkan dengan siwak, akan tetapi tidak dengan pasta gigi murahan yang mengandung flouride.
Dan berikut adalah keutamaan siwak yang diperintahkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam

  1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “Siwak merupakan kebersihan bagi mulut sekaligus keridhaan bagi Rabb.” (Riwayat Ahmad)
  2. Sabda Nabi, “Kalau bukan karena akan memberatkan umatku, tentulah kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudhu. (Riwayat Bukhari dan Muslim). Dalam redaksi lain, Nabi mengucapkan, “Kalau bukan karena akan memberatkan umatku tentulah kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan shalat.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).
  3. Diriwayatkan dari Syuraih bin Hani, ia berkata: “Aku bertanya kepada Aisyah, ‘Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rasulullah jika memasuki rumahnya?” Aisyah menjawab, “Bersiwak”. (Riwayat Muslim).
  4. Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam mencontohkan bersiwak setiap kali bangun tidur, termasuk saat bangun malam. (Riwayat Bukhari, Muslim, dan Ibnu Majah).
  5. Aisyah menyebutkan, “Rasulullah tak tidur pada malam atau siang hari lalu beliau bangun kecuali bersiwak terlebih dahulu sebelum wudhu.” (Riwayat Abu Daud).
  6. Dari Amir bin Rubaiah, ia berkata: “Aku melihat Rasulullah bersiwak (berulang kali hingga aku tidak bisa menghitungnya), padahal beliau sedang berpuasa.” (Riwayat Ahmad, Abu Daud, dan Tirmidzi).
  7. Dari Ali ibn Thalib Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah memerintahkan kami bersiwak: ‘Sesungguhnya seorang hamba jika berdiri menunaikan shalat, malaikat lalu mendatanginya, berdiri di belakangnya mendengar bacaan al-Qur`an dan mendekat. Malaikat terus mendengar dan mendekat sampai ia meletakkan mulutnya di atas mulut hamba tersebut, hingga tidaklah dia membaca satu ayat pun kecuali malaikat berada di rongganya.” (Riwayat Baihaqi)
  8. Aisyah radhiyallahu ‘anha mengabarkan,”Nabiyullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersiwak lalu memberiku siwak tersebut utk kucuci. Lalu aku menggunakan utk bersiwak kemudian mencuci setelah menyerahkan kepada beliau.”
  9. Musa Al-Asy‘ari radhiyallahu ‘anhu menceritakan:“Aku pernah mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika itu beliau sedang bersiwak dgn siwak basah. Ujung siwak itu di atas lidah beliau dan beliau mengatakan “o’ o’″ sedangkan siwak di dlm mulut beliau seakan-akan beliau hendak muntah.” Sumber:  http://cara-muhammad.com/tag/siwak/ 
Dan ternyata 1400 tahunan yang lalu sudah dicontohkan cara menjaga gigi dan gusi kita agar tetap sehat, mengapa kita mengikuti cara baru yang bodoh yang justru merusak gigi kita? Wallahu a'lam bishowab
Semoga bermanfaat :)


1 komentar:

  1. Kalau yang saya tahu, flouride pada pasta gigi yang tidak baik adalah diperuntukkan kpd anak2 0-8 tahun. Namun usia ke atas tidak bermasalah. Air pun mengandung flouride

    BalasHapus